Yordania dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam di wilayah Syam, dan hingga kini masih menyimpan banyak makam nabi serta sahabat Rasulullah yang menjadi tujuan ziarah penting. Ada lima makam utama yang paling sering dikunjungi peziarah karena nilai sejarah dan spiritualnya.
Pertama adalah Makam Nabi Syuaib AS yang terletak di As-Salt, Balqa. Nabi Syuaib dikenal sebagai nabi yang menyeru kaumnya untuk berlaku jujur dalam perdagangan. Kompleks makam ini dijaga dengan baik dan menjadi destinasi ziarah populer. Tidak jauh dari sana terdapat Makam Nabi Yusha’ Bin Nun (Yusya), murid Nabi Musa AS sekaligus pemimpin Bani Israil setelah wafatnya Nabi Musa. Situs ini semakin ramai dikunjungi setelah ditemukan kembali pada tahun 2022.
Selain itu, Yordania juga menjadi tempat peristirahatan beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW. Makam Abu Ubaidah bin al-Jarrah RA, sahabat yang dijuluki Amîn al-Ummah, berada di dekat Lembah Yordan. Ia wafat akibat wabah tha’un pada tahun 639 M, dan makamnya kini dikelilingi masjid besar. Di wilayah utara Yordania, terdapat Makam Mu’adz bin Jabal RA, sahabat yang dikenal sebagai ahli fiqh dan tafsir. Sama seperti Abu Ubaidah, ia juga wafat karena wabah tha’un.
Terakhir adalah Makam Dirar bin al-Azwar RA, seorang panglima perang pemberani yang juga gugur akibat wabah tha’un. Makamnya berada di dekat Amman dan menjadi salah satu situs bersejarah yang penting. Kelima makam ini bukan hanya destinasi ziarah, tetapi juga simbol perjuangan dan pengorbanan dalam sejarah Islam.
Dengan mengunjungi makam-makam tersebut, peziarah dapat merasakan nilai spiritual sekaligus memperdalam pemahaman tentang sejarah Islam di Yordania. Pemerintah setempat menjaga situs-situs ini dengan baik, sehingga menjadikannya bagian penting dari wisata religi internasional.

